chipset.ID – Maraknya kasus pembobolan data, menyadarkan kita akan pentingnya menjaga kemanan data pribadi kita agar tidak menjadi korban. Karenanya, melindungi data pribadi di internet merupakan hal wajib yang harus diketahui dan dipahami oleh siapa saja terkhusus para pengguna internet.
Karena seperti yang kita ketahui bersama, apabila data pribadi kita terekspose dan menjadi korban dari pembobolan data resiko yang bakal di hadapi cukup berbahaya.
Resiko seperti penyalahan gunaan data pribadi untuk penipuan, pengambil alihan akun, serta resiko terkait finansial seperti menguras isi saldo dan rekening bank atau ewallet bisa saja terjadi.
Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini redaksi akan memberikan panduan bagaiamana tips atau cara melindungi data pribadi kita di internet agar tidak menjadi korban kejahatan dunia maya.
Tips Melindungi Data Pribadi di Internet
Mengingat pentingnya menjaga kemanan data kita agar tidak menjadi korban pembobolan, berikut ini akan redaksi berikan beberapa tips bagaimana melindungi data pribadi kita di internet.
-
Pastikan Password yang digunakan Sulit ditebak
Hal pertama yang jadi concern kita terkait keamanan data adalah penggunaan password pada akun-akun kita yang disarankan untuk menggunakan kombinasi password yang sulit ditebak.
Banyak pengguna internet, dengan alasan mudah lupa mereka menggunakan password yang sangat lemat dan rentan untuk diketahui oleh orang lain.
Penggunaan password tanggal lahir, nama asli, nama anak atau informasi yang berkaitan dengan pribadi kita sebaiknya di hindari.
Karena, teknik social enginering atau mencari tahu latar belakang belakang korban jadi inspirasi pelaku untuk menebak password yang digunakan.
Oleh karena itu, sekali lagi pastikan kalian menggunakan kombinasi password yang kuat, terdiri dari kombinasi huruf dan angka, symbol, huruf kapital, dan lebih dari delapan karakter.
-
Gunakan Password yang Berbeda Untuk Setiap Akun
Setelah menggunakan password yang cukup kuat dan sulit untuk ditebak, langkah selanjutnya yang bisa kalian lakukan dalam melindungi data pribadi kalian adalah dengan menggunakan password atau kata sandi yang berbeda untul setiap akun.
Misalnya, password untuk sosial media haruslah berbeda dengan password email, begitu juga dengan password yang berkaitan dengan perbankan usahakan berbeda dengan kata sandi yang kalian gunakan di akun-akun lainnya.
Ini untuk mengantisipasi jika salah satu akun kalian dibobol, pelaku tidak bisa menggunakan password yang sama untuk akun kalian yang lain.
-
Jangan Posting Data Penting di Sosmed
Guna mencegah tindakan kejahatan dunia maya, sebaiknya kalian menahan diri untuk tidak memposting informasi terkait data penting kalian.
Misal posting foto identitas, nomor telepon, email, nomor rekening dan informasi lain yang dianggap sensitif pada sosial media kalian.
-
Jangan Asal Klik Tautan yang dikirim
Jika kalian menerima kiriman tautan atau link website yang tidak jelas, baik itu lewat email, sms, pesan instant, mesengger atau lain sebagainya sebaiknya hindari untuk mengklik tautan tersebut.
Karena bisa saja tautan tersebut berisi virus atau malware berbahaya yang akan mencuri informasi penting dari perangkat kalian.
-
Jangan Sembarang Memasukan Data Pribadi di Situs
Dalam beberapa kasus, ditemui jika pembobolan data terjadi pada situs yang tidak aman. Karena itu, untuk mengantisipasinya, sebaiknya jangan memasukan data pribadi kita pada sembarang situs.
Misalnya kita mendaftar pada suatu situs tertentu sebaiknya jika dirasa tidak begitu penting jangan masukan informasi resmi milik kita.
Selain itu, pada proses pendaftaran jangan gunakan alamat email asli milik kita yang terkait dengan perbankan. Usahakan kita memiliki alamat email kedua atau email cadangan untuk keperluan pendaftaran seperti ini.
-
Hindari Menggunakan WiFi Publik
Internet WIFi publik memang cukup menggoda, karena kita bisa menggunakan fasilitas tersebut secara gratis. Namun, dibalik itu semua ada potensi atau ancaman yang cukup berbahaya jika kita tidak waspada.
Pasalnya, ada sejumlah pelaku kejahatan digital yang membuat access point palsu yang meminta pengguna Wi-Fi untuk login menggunakan informasi pribadi. Setelah login, maka penjahat siber dapat mencuri data dari perangkat yang kalian gunakan.
Demikian informasi yang sudah redaksi bagikan mengenai bagaimana cara untuk melindungi data pribadi milik kita di internet agar tidak menjadi korban pembobolan data.





